Toleransi ala Orion

Setiap pagi, aku, anak anakku Orion dan Luna selalu berangkat dari rumah kami dibelakang kompleks untuk pergi ke tempat kerja saya, sebuah rumah taman penitipan anak. Pukul 6 pagi berangkat dari rumah dan sampai kira kira 15 menit lamanya.  Orion beberapa hari lagi berusia 5 tahun, saat ini ia masih duduk di TK A sekolah alam bogor. Orion sangat kritis, setelah dibacakan buku pasti akan ia praktekkan apapun yang dibacakan padanya. seperti misalnya ; tentang hemat energi. Ketika ada orang menyalakan lampu dan lupa mematikannya dia akan mengingatkan. Kita harus hemat energi bu. katanya.

Kemarin seperti biasa sepulang sekolah, Orion dibacakan buku cerita tentang bertoleransi ; artinya menurutnya adalah menjaga dan memberi kesempatan adik atau tidak memaksa adik untuk selalu ikut permainannya. Misalnya orion main mobilan, adik main boneka. adik nggak harus ikut main mobilan walaupun sudah diajak sama orion.

Begitulah, jadi Orion belajar untuk tidak memaksakan kehendak pada adiknya untuk apapun, ia akan bertanya ; adik mau ikut main denganku ? kita mau main talking english misalnya. begitu adik menggeleng dan bilang enggak Orion main sendiri dan adik main sendiri juga. Saling bertoleransi itulah yang selalu dijaga dari kecil oleh saya supaya kelak ketika sudah besar ia bisa bergaul dengan siapa saja tanpa batas karena bisa bertoleransi.

Toleransi memang harus diajarkan sejak dini, sejak anak anak. Mengajarkan toleransi tidak harus dengan cara yang berat. Cukup dengan kejadian sehari hari dan bacaan bacaan baik sesuai usia anak.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s