Kemandirian seorang anak

Kemandirian seorang anak tidak bisa diukur dari usianya, namun dari banyaknya berlatih dan diberikan kesempatan oleh kedua orangtuanya dalam hal pengembangan diri. Anak anak sudah memiliki kehendak dan bisa mengembangkan dirinya sejak ia mengenal dan tahu sesuatu tentang dirinya serta lingkungannya. Lingkungan dengan orangtua yang protektif akan membuat anak tidak berkembang secara mandiri untuk mengurus dirinya sendiri.
ketika seorang anak berusaha untuk membuat sesuatu menjadi lebih baik, maka dengan sendirinya ia mulai berpikir untuk mandiri.
membiarkan seorang anak tanpa pengawasan ketika ia berproses jelas salah, namun kita sebagai orangtua bisa melakukan pengawasan terhadap anak tanpa ia tahu sedang diawasi.
biasanya anak anak akan bertanya tentang suatu hal untuk membantu pekerjaannya. berikan jawaban yang jujur dan berikan beberapa opini atau cara untuk membantunya meluruskan alur pemikiran untuk emnyelesaikan masalahnya. maka sudah pasti ketika ia memilih kit ateetap waswas. biarkan saja, karena ada seribu jalan menuju puncak gunung. dan aanak anak akan mencoba semuanya.
proses kemandirian anak anak juga tidak sebentar, namun membutuhkan proses berulang, penugasan dan evaluasi dari orangtua untuk terus mengasah kemandiriannya.
Bisa dimulai dari menyapu, belajar makan sendiri, memisahkan pakaian kotor dan bersih, membantu membuang sampah sesuai jadwal atau bahkan membereskan mainannya sendiri setelah dipakai.Anak anak akan mematuhi aturan yang berlaku ketika orangtua mau ikut serta memberikan contohnya. Ikut melakukan kegiatan bersama, dalam artian orang tua memberi contoh dengan melakukan tugasnya sendiri. Setelah selesai ikut membantu anak dan mengarahkan anak belajar mandiri.

Sekali lagi, butuh waktu dan proses panjang untuk membuat anak anak mandiri baik secara fisik maupun emosionalnya. Butuh banyak latihan dan banyak kasus yang harus diselesaikan anak seperti bermain puzle, selalu berusaha untuk menyusun dan menempatkan diri secara tepat pada berbagai situasi yang membutuhkan kemandirian.

Begitulah..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s